Barrupos shared

BARRUPOS.COM, BUTON – Jalan Tani di Desa Nambo yang merupakan aspirasi dari pemerintah Provinsi, 05/03/2023.

Menurut informasi dari warga, bahwa kegiatan tersebut tidak melibatkan masyarakat setempat, bahkan Kepala Desa nambo pun tidak mengetahui kegiatan tersebut.

Yang diketahui bahwa tidak ada papan proyek ditempat tersebut sehingga masyarakat tidak mengetahui apakah anggaran ini bersumber dari APBD, APBN atau Bantuan aspirasi dari DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara.

Menurut informasi dari salah satu tokoh Masyarakat setempat di duga anggaran tersebut bersumber dari dana aspirasi DPRD Sulawesi Tenggara.

Kegiatan Rabat jalan tani mendapat tanggapan serius dari ketua DPC laki Buton Kepada awak media Ormas LAKI ( Laskar Anti korupsi Indonesia) Buton, Nurdin menegaskan kepada pelaksana kegiatan tersebut, untuk segera melakukan langkah-langkah dan upaya perbaikan.

” Sebaiknya ada perbaikan karena kegiatan tersebut masih dalam tahap pemeliharaan, masih dalam tanggung jawab para kontraktor, kami minta segera di tindak lanjuti pekerjaan tersebut, karena sudah sangat meresahkan masyarakat” Ucapnya.

Selain itu Nurdin beranggapan bahwa pengerjaan jalan tersebut tidak merasa puas dan merasa keberatan.

” Diduga pengerjaan jalan tersebut asal asalan, baru beberapa bulan sudah rusak, ini diduga akibat tidak mengikuti RAB yang dibuat oleh Konsultan, sehingga masyarakat tidak merasa puas dan merasa keberatan, dan pastinya merugikan keuangan Negara ” tandas Nurdin.

Di tempat yang sama Nurdin mengatakan kepada awak media ini, bahawa hal ini akan kami laporkan kepada kejaksaan Negeri Buton, supaya dapat melakukan penyelidikan terhadap pekerjaan tersebut.

Camat Lasalimu kabupaten Buton yang dikonfirmasi terkait pekerjaan tersebut, mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui.

“Tidak ada laporan kepada kami, kalau dana dari provinsi atau dana aspirasi kami tidak mengetahui” tutup camat.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silahkan chat disini
Ada yang bisa kami bantu ?