Italian Trulli
Barrupos shared

Barrupos.com-Hujan disertai angin kencang menyebabkan sebuah pohon Kayu Ambon berukuran besar tumbang di ruas Jalan Nasional Trans Sulawesi Selatan Kabupaten Barru, tepatnya di Tepatnya Kelurahan Coppo, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru. Peristiwa ini terjadi pada Minggu Siang, 01 Februari 2026, sekitar pukul 14.05 WIB, dan sempat mengganggu kelancaran arus lalu lintas di jalur utama penghubung jalan Nasional tersebut. Pohon dengan diameter kurang lebih 120 sentimeter itu tumbang hingga menutup jalur Dua sampai badan jalan dan menimpa jaringan listrik milik PLN. Kejadian ini membuat arus kendaraan dari arah Makassar menuju Palopo,Palu harus diberlakukan sistem buka tutup demi menjaga keselamatan pengguna jalan.

 

Laporan kejadian pohon tumbang tersebut diterima oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barru pada Minggu, 01 Februari 2026, pukul 14.05 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Barru segera bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan. BPBD tidak bekerja sendiri, melainkan berkoordinasi dengan Babinsa,Polres Barru serta jajaran, Masyrakat, serta pihak PLN UP3 Barru. Sinergi lintas sektor ini dilakukan untuk mempercepat proses evakuasi pohon tumbang dan meminimalkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat.

 

Proses penanganan di lapangan dilakukan dengan pemotongan pohon tumbang yang melintang di jalan, pengamanan lalu lintas menggunakan sistem buka tutup, serta pembersihan material sisa pohon. Selain itu, petugas juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi potensi bahaya dari kabel listrik yang tertimpa pohon. Pihak PLN UP3 Barru turut melakukan perbaikan pada jaringan listrik yang terdampak guna memastikan pasokan listrik tetap aman dan stabil. Seluruh rangkaian penanganan berlangsung sampai pukul 17.30 wita dini hari, dan dinyatakan selesai pada pukul 06.00 WIB.

Setelah proses penanganan selesai, kondisi di lokasi kejadian dinyatakan aman dan terkendali. Arus lalu lintas di Jalan Nasional Trans Sulawesi Selatan Kabupaten Barru kembali normal dan dapat dilalui oleh kendaraan dari kedua arah. Tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun kerugian material yang signifikan akibat kejadian tersebut. Meski demikian, BPBD Kabupaten Barru menegaskan bahwa kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan, terutama di wilayah rawan bencana dan jalur yang banyak ditumbuhi pohon besar.

 

BPBD Kabupaten Barru mengimbau kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintas di wilayah Barru dan sekitarnya, agar selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Angin kencang dan hujan dengan intensitas tinggi dapat meningkatkan risiko pohon tumbang, tanah longsor, maupun gangguan lainnya. Selain itu, BPBD juga mendorong upaya pencegahan melalui pemangkasan atau perempesan pohon-pohon yang berpotensi membahayakan, bekerja sama dengan instansi terkait. Upaya tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko bencana serta menjaga keselamatan masyarakat dan kelancaran aktivitas transportasi.

 

Penanganan kejadian ini melibatkan berbagai unsur, antara lain BPBD Kabupaten Barru, Polres Barru, Masyarakat, PLN UP3 Barru, serta dukungan dari warga sekitar. Kolaborasi yang solid antarinstansi dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan penanganan berjalan cepat dan efektif. BPBD Kabupaten Barru menegaskan komitmennya untuk terus siaga dalam menghadapi potensi bencana, khususnya di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. Dengan kesiapsiagaan bersama, diharapkan dampak bencana dapat ditekan seminimal mungkin.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *