Barrupos.com — Pemerintah Kabupaten Barru terus mendorong pemanfaatan lahan produktif melalui Gerakan Tanam Cabai sebagai langkah strategis untuk mengendalikan inflasi sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat. Program ini menjadi bagian dari Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang juga selaras dengan arah kebijakan nasional, Rabu (29/4/2026).
Launching gerakan ini dipusatkan di kawasan Pelabuhan Garongkong, hasil inisiatif Camat Barru bersama jajaran. Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, mengapresiasi langkah tersebut dan menilai kawasan ini memiliki peran penting sebagai pusat aktivitas ekonomi yang dapat terus dikembangkan menjadi kawasan produktif dan bersih.
Sebanyak lebih dari 40.000 bibit cabai disalurkan untuk ditanam di lahan sekitar 4,2 hektare di Kecamatan Barru. Komoditas cabai dipilih karena memiliki pengaruh besar terhadap inflasi daerah. Dengan meningkatkan produksi lokal, diharapkan harga dapat lebih stabil sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat.
Program ini juga mendorong pemanfaatan lahan kosong agar lebih bernilai ekonomi dan memperindah lingkungan. Bupati menegaskan agar kegiatan ini tidak berhenti sebagai seremoni, melainkan dilanjutkan dengan penanaman dan perawatan hingga panen berhasil. Pemerintah pun akan melakukan evaluasi langsung ke lokasi dalam beberapa bulan ke depan.





