Barrupos.com – Wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat kembali ditunjukkan oleh Kapolres Barru AKBP Suryo Wibowo, S.I.K., dengan menghadiri Upacara Adat Mappalili Turun Sawah Musim Tanam 2026/2027 di area persawahan Lapattimang, Dusun Lanrae, Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.00 WITA tersebut menjadi momentum penting dalam melestarikan tradisi adat masyarakat Bugis sekaligus menandai dimulainya aktivitas pertanian musim tanam. Selain sebagai ungkapan rasa syukur, Mappalili juga menjadi simbol kebersamaan dan harapan masyarakat agar proses pertanian berjalan lancar serta menghasilkan panen yang optimal.
Kapolres Barru hadir bersama Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., Kepala Kejaksaan Negeri Barru Erik Yudistira, S.H., M.H., jajaran pejabat utama Polres Barru, unsur TNI, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, penyuluh pertanian, kelompok tani, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta masyarakat Desa Nepo.
Dalam sambutannya, Kapolres Barru AKBP Suryo Wibowo, S.I.K., menegaskan bahwa Polri berkomitmen untuk semakin dekat dengan masyarakat melalui program “Polisi Bersama Masyarakat”, dengan mengedepankan komunikasi, kepedulian, dan upaya mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya di bidang keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kabupaten Barru.
Menurutnya, keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh lapisan masyarakat.
“Melalui program Polisi Bersama Masyarakat, kami akan lebih banyak turun langsung ke tengah masyarakat, mendengarkan berbagai persoalan, serta bersama-sama mencari solusi, khususnya yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat,” ungkap Kapolres.
Kapolres juga menegaskan bahwa kegiatan Mappalili merupakan bagian dari kepentingan bersama yang perlu mendapat dukungan dan pengamanan agar masyarakat dapat melaksanakan aktivitasnya dengan aman dan nyaman.
Untuk itu, ia akan mengoptimalkan peran Kapolsek Mallusetasi dan Bhabinkamtibmas dalam melaksanakan patroli serta memantau situasi kamtibmas di wilayah Desa Nepo dan sekitarnya, sehingga masyarakat dapat menjalankan kegiatan pertanian tanpa rasa khawatir.
Kapolres turut memohon dukungan dan doa dari masyarakat agar seluruh jajaran kepolisian senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran dalam menjalankan tugas melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta memelihara keamanan dan ketertiban.

Sementara itu, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Upacara Adat Mappalili Desa Nepo, terlebih dengan turunnya hujan yang diharapkan dapat mendukung persiapan dan pelaksanaan musim tanam di wilayah Kecamatan Mallusetasi.
Bupati menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan petani melalui berbagai dukungan dan program di sektor pertanian. Upaya tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung program pemerintah pusat dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memanfaatkan bantuan pemerintah secara tepat sasaran demi meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan sektor pertanian membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta seluruh masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan bibit padi varietas Pajajaran dan bibit durian montong kepada kelompok tani.
Bantuan ini diharapkan dapat menunjang kegiatan budidaya pertanian, meningkatkan produktivitas, serta membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani di Desa Nepo.
Kehadiran unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, penyuluh pertanian, kelompok tani, dan tokoh masyarakat dalam kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya sinergi lintas sektor dalam menjaga kelestarian budaya lokal sekaligus mendukung keberlanjutan pembangunan pertanian.
Bagi Polres Barru, kehadiran dalam kegiatan adat dan kemasyarakatan tidak hanya menjadi bentuk dukungan terhadap tradisi lokal, tetapi juga merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan, memperkuat kepercayaan publik, serta menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
Melalui semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, Polres Barru berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui pelayanan, perlindungan, pengayoman, dan kepedulian terhadap berbagai kebutuhan masyarakat.
Rangkaian kegiatan Upacara Adat Mappalili Turun Sawah Musim Tanam 2026/2027 berakhir pada pukul 11.55 WITA. Seluruh kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.





